Sensasi Kuliner khas Lombok (1)

Ilustrasi Ayam Taliwang Bakar, foto; resep82.blogspot.com

Ayam Taliwang 
Yang satu lebih populer dengan sebutan Ayam Taliwang. Hannya berbahan ayam yang dimasak dengan cara dipangang atau digoreng dengan berbagai variasi. Seperti, ayam, pelecing, ayam yang digunakan sebagai bahan mentahnya adalah ayam kampung muda, dengan bobot hidupnnya kurang dari 1 kg.


Dalam satu porsi hannya cukup untuk dikonsumsi satu orang. Yang membuat masakan ini istimewa adalah pasangannya ketika disajikan, yakni beberuk terong. Pendamping Ayam Taliwang ini sebetulnya. Bentuk lain dari sambal. Bahan utamanya adalah potongan kecil-kecil terong, kacang panjang, tomat dan bawang merah. 

Dalam penyajiannya, bahan-bahan tersebut diaduk bersama sambal yang terbuat dari cabai merah, cabai rawit, bawang merah, tomat, terasi, perasan jeruk limau, dan garam. Biasanya Ayam Taliwang juga lengkap denga sayur, pelecing kankung. Pendamping yam taliwang kangkung dan kacang panjang dan togue yang direbus.

Anda dapat merasakan khas Nusa Tenggara Barat ini di restoran khusus Ayam Taling, salah satunya disekitar warung tenda Kota Mataram.


Nasi balap puyung

Sesuai dengan namanya, masakan ini semula dikenal di desa Puyung, kecamataan Jonggat, kabupaten Lombok Tengah. Dan cerita yang berkembang, dulu masakan ini dijajakan di pelabuhan atau terminal untuk orang-orang yang akan melakukan perjalanan.

Ilustrasi, Nasi Balap Puyung, foto; klikhotel.com  

Nasi disajikan dengan berburu-buru, sehingga muncul kata balap. Sementara, kata puyung mengaku pada kawasan di mana nasi campur tersebut dijajakan, yakni desa puyung. Masakan ini sebenarnya berupa nasi campur sederhana. Lauk yang diserati nasi hannya meliputi ayam suwir goring kering, sambil goring ayam, dan kacang kedelai goreng.

Kecuali kacang kedelai, dan bagian lauk lainnya yang berbahan daging ayam terasa pedas. Diluar desa puyung, tak banyak restoran atau warung makan yang menjual masakan ini. Namun di Kota Mataram anda bisa mendapatkannya di nasi balap puyung, inak Esun.


Sate Bulayak
Dari bahannya sate ini tidak terlalu istimewa, yakni daging ayam atau daging sapi. Namun, yang istimewa adalah tempatnya dimakan dan bumbunya. Kalau membeli sate bulayak, selain satu porsi satai terdapat lontong yang dibungkus daun lontong.

Pembukusan dilakukan dengan cara melilit daun lontar dari ujung ke ujung lontong. Lontong model ini di Lobok disebut “Bulayak”. Karena itulah sate ini disebut sate bulayak.

Ilustrasi, Sate Bulayak foto: jalan2.com


Bumbu yang digunakan juga bukan berbahan kacang tanah, melainkan bumbu dapur dan santal kental. Bumbu tersebut terdiri atas, cabe merah, cabai rawat, bawang putih, merica, lengkuas, jahe kunyit cengkeh garam dan terasi.

Dalam meraciknya, bahan bumbu ditumbuk halus lalu dogoreng mmengunakan minyak goreng. Setelah dimasak, ke dalam dituang santan kental. Racikan bumbu ini dimasak terus hingga sangat kental . karena dalam bumbu terdapat cabai rawit dalam jumlah banyak., ketika makan santai anada pastik akan merasakan pedasnya. Kalau ada ingin merasakan enaknya Sate Bulayak datanglah ke Mataram. 

Salemba, 30 November 2014.
  

0 komentar:

Posting Komentar

 

Translate

Flickr Photostream

Twitter Updates

Meet The Author